Musim kemarau panjang yang melanda kawasan Kalimantan mengakibatkan surutnya drastis sumber air bersih dan sumur warga desa. Kekeringan ekstrem memaksa warga mengonsumsi air sungai yang keruh dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pencernaan. Para santri Pondok Pesantren Raudhatul A’la bergerak mencari inovasi teknologi tepat guna untuk menghasilkan air bersih.
Pemanfataan kelembapan udara malam hari diolah menjadi sumber air minum murni melalui penggunaan jaring kondensasi khusus. Penggalangan penyaluran alat penangkap air embun berhasil memfasilitasi kebutuhan air bersih bagi warga di daerah rawan kekeringan. Perangkat sederhana ini mampu mengumpulkan literan titik-titik air embun bersih setiap harinya tanpa energi listrik.
Program panen embun ini dipadukan dengan gerakan penyaluran perangkat penampung air hujan santri krisis air Kalimantan saat cuaca memungkinkan. Kombinasi dua teknologi pemanenan air alami ini memberikan kepastian pasokan air jernih bagi kebutuhan konsumsi warga. Lingkungan pesantren dan pemukiman warga kini memiliki sarana air mandiri yang berkelanjutan.
Para santri mengajarkan cara merakit jaring pemanen embun menggunakan jaring jala nylon dan kerangka bambu kepada pemuda desa. Alat diletakkan di area terbuka yang memiliki sirkulasi udara bebas agar proses pembuangan dan pemadatan embun berlangsung maksimal. Air hasil tangkapan ditampung dalam wadah tertutup yang higienis dan siap dimasak.
Inovasi ramah lingkungan buatan santri ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang selama ini kesulitan air minum. Hasil pengujian menunjukkan air embun tangkapan memiliki tingkat kejernihan tinggi dan bebas dari cemaran tanah. Kemandirian penyediaan air bersih ini mengurangi beban ekonomi warga yang sebelumnya harus membeli air tangki.
Keberhasilan pengaplikasian teknologi tepat guna pemanen embun menegaskan kontribusi besar santri Raudhatul A’la dalam merespons krisis lingkungan. Santri tidak hanya tekun mempelajari kitab kuning, tetapi juga responsif menciptakan solusi nyata bagi masyarakat. Inovasi air bersih ini menjadi warisan teknologi yang sangat bermanfaat bagi daerah Kalimantan.
